PENGERTIAN DAN KONSEP DARI NETWORK SCURITY
PENGERTIAN
DAN KONSEP DARI NETWORK SCURITY
UNIVERSITAS BINA DARMA
DOSEN PENGAJAR
TAQRIM IBADI, M.Kom
Pengertian
dan Konsep dari Network Security
Keamanan
jaringan (network security) terdiri dari kebijakan dan praktik untuk
mencegah dan memantau akses yang tidak sah, penyalahgunaan, maupun penolakan
yang terjadi di jaringan komputer.
Network
security melibatkan otorisasi akses ke data di dalam jaringan, yang dikendalikan
oleh administrator jaringan. Pengguna (users) memilih atau diberi ID dan
password atau informasi otentikasi lain yang memungkinkan mereka untuk
mengakses informasi dan program dalam wewenang mereka sendiri.
Network
security mencakup berbagai jaringan komputer, baik publik maupun pribadi, yang
digunakan dalam pekerjaan sehari-hari; melakukan transaksi dan komunikasi di
antara bisnis, instansi pemerintah dan individu. Jaringan tersebut dapat
bersifat pribadi, seperti di dalam perusahaan, dan lainnya yang mungkin terbuka
bagi akses publik.
Network
security terlibat dalam organisasi, perusahaan, dan jenis lembaga lainnya.
Seperti bagaimana mengamankan jaringan, serta melindungi dan mengawasi operasi
yang dilakukan. Dimana cara paling umum dan sederhana untuk melindungi sumber
daya jaringan (network resource) adalah dengan menetapkan nama yang unik
dan password yang sesuai.
Konsep
Network Security
Dalam
menjaga kemanan jaringan, diterapkan konsep atau hukum dasar yang biasa disebut
dengan CIA yang merupakan; Confidentiality (kerahasiaan), Integrity
(integritas), dan Availability (ketersediaan).
Confidentiality
adalah
seperangkat aturan yang membatasi akses ke informasi. Integrity adalah
jaminan bahwa informasi itu dapat dipercaya dan akurat, serta Availability yang
merupakan konsep dimana informasi tersebut selalu tersedia ketika dibutuhkan
oleh orang-orang yang memiliki akses atau wewenang.
1.
Confidentiality (kerahasiaan)
Kerahasiaan
setara dengan privasi. Kerahasiaan dirancang untuk mencegah informasi sensitif
dan memastikan bahwa orang yang mempunyai akses adalah orang yang tepat.
Terkadang menjaga kerahasiaan data dapat melibatkan pelatihan khusus bagi
mereka yang mengetahui dokumen tersebut.
2.
Integrity (integritas)
Integritas
melibatkan menjaga konsistensi, akurasi, dan kepercayaan data. Data tidak boleh
diubah, dan langkah-langkah harus diambil untuk memastikan bahwa data tidak
dapat diubah oleh orang-orang yang tidak berkepentingan.
3. Availability
(ketersediaan)
Ketersediaan
(availability) adalah konsep terbaik yang dapat dipastikan dalam
memelihara semua hardware, melakukan perbaikan terhadap hardware
sesegera mungkin saat diperlukan. Selain itu juga dapat memelihara lingkungan
sistem operasi.
Dengan konsep
yang ada di dalam availability, informasi dapat selalu tersedia ketika
dibutuhkan oleh orang-orang yang memiliki akses atau wewenang. Hingga ketika
user membutuhkan informasi tersebut, informasi dapat diakses dan digunakan
dengan cepat.
NAMA : NURUL SAPUTRI
KELAS : Sistem Informasi 5.1
NIM :
161410015
Komentar
Posting Komentar